PUASA NIKMAT & SEHAT
Berhubung minggu ini insya alloh dah mulai puasa, tulisan pertama dari “mbak toetoet” adalah tentang puasa. Sekalian bikin materi buat pertemuan kader (tiap bulan tugas rutin pembinaan kader posyandu…….) Lumayan bisa nambah kredit point, biar cepet naik pangkat…he…he…. Meski PNS harus tetep rajin……ceilee..
Puasa adalah sarana efektif untuk menahan diri dari segala kecenderungan negative dan memotivasi diri untuk melakukan kebaikan. Saat Yang Maha Kuasa memerintahkan berpuasa, selain meningkatkan aspek rohani, ternyata puasa sangat bermanfaat bagi kesehatan yang melakukannya. Artinya hakekat berpuasa tidak hanya pembersihan jiwa dan pikiran tetapi juga menyangkut kepentingan fisik. Mau tahu penjelasannya, simak yang berikut ini……
Puasa dapat memperbaiki dan menyeimbangkan fungsi hormon. Penyakit-penyakit seperti kencing manis, darah tinggi, jantung koroner, serangan stroke, dan kolesterol tinggi disebabkan kurang seimbangnya fungsi hormon. Ketika seseorang berpuasa, terjadi pengurangan konsumsi kalori, ini bermanfaat menurunkan laju metabolisme energi. Suhu tubuh menurun menunjukkan pengurangan konsumsi oksigen, berarti mengurangi produksi senyawa oksigen yang bersifat racun (toksik). Unsur toksik tersebut membebani tubuh. Tubuh dipaksa bekerja ekstra keras dan melampaui batas kemampuannya. Karena itu sekali waktu kita perlu “berpuasa” untuk membuat bahan-bahan beracun lepas dari tubuh kita.
Hasil penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa puasa akan menekan produksi radikal bebas sekitar 90 persen dan meningkatkan anti oksidan sekitar 12 persen. Jadi berpuasa akan meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan berpuasa, otomatis kita telah mengurangi asupan makanan berlemak dan makanan tinggi kalori, nikotin, alcohol, kafein, susu, daging, telur, juga membatasi pemasukan garam dan bumbu yang mengandung monosodium glutamate (MSG), zat pemanis buatan, zat pewarna, zat pengawet kimia dan bahan-bahan lain yang sebenarnya tidak diperlukan oleh tubuh.
Puasa mengistirahatkan organ pencernaan. Saat seseorang berpuasa, pencernaan dapat beristirahat sekitar 6 jam. Puasa membuat usus kita menjadi tidak penuh. Kosongnya usus akan mengurangi peluang kontak antara senyawa beracun dengan usus, sehingga dapat mencegah timbulnya berbagai penyakit terutama kanker kolon. Bila seseorang makan berlebih maka terjadi penumpukan racun dalam tubuh. Hati harus bekerja keras untuk melakukan detoksifikasi (penawaran racun) agar tidak meracuni tubuh. Jika jumlah racun berlebih karena pola makan berlebih, hati tidak akan mampu menetralisir racun tersebut. Akibatnya hati mengalami kerusakan, racun akan terbawa aliran darah ke sel dan organ tubuh lain. Hal inilah yang akan menimbulkan berbagai penyakit pada organ tubuh. Ketika seseorang berpuasa, terjadilah proses pengeluaran zat-zat beracun dari dalam tubuh (detoksifikasi) yang bersifat total dan menyeluruh. Berarti kita menyayangi hati kita, khan......
Kiat Puasa Sehat
Puasa adalah sarana efektif untuk menahan diri dari segala kecenderungan negative dan memotivasi diri untuk melakukan kebaikan. Saat Yang Maha Kuasa memerintahkan berpuasa, selain meningkatkan aspek rohani, ternyata puasa sangat bermanfaat bagi kesehatan yang melakukannya. Artinya hakekat berpuasa tidak hanya pembersihan jiwa dan pikiran tetapi juga menyangkut kepentingan fisik. Mau tahu penjelasannya, simak yang berikut ini……
Puasa dapat memperbaiki dan menyeimbangkan fungsi hormon. Penyakit-penyakit seperti kencing manis, darah tinggi, jantung koroner, serangan stroke, dan kolesterol tinggi disebabkan kurang seimbangnya fungsi hormon. Ketika seseorang berpuasa, terjadi pengurangan konsumsi kalori, ini bermanfaat menurunkan laju metabolisme energi. Suhu tubuh menurun menunjukkan pengurangan konsumsi oksigen, berarti mengurangi produksi senyawa oksigen yang bersifat racun (toksik). Unsur toksik tersebut membebani tubuh. Tubuh dipaksa bekerja ekstra keras dan melampaui batas kemampuannya. Karena itu sekali waktu kita perlu “berpuasa” untuk membuat bahan-bahan beracun lepas dari tubuh kita.
Hasil penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa puasa akan menekan produksi radikal bebas sekitar 90 persen dan meningkatkan anti oksidan sekitar 12 persen. Jadi berpuasa akan meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan berpuasa, otomatis kita telah mengurangi asupan makanan berlemak dan makanan tinggi kalori, nikotin, alcohol, kafein, susu, daging, telur, juga membatasi pemasukan garam dan bumbu yang mengandung monosodium glutamate (MSG), zat pemanis buatan, zat pewarna, zat pengawet kimia dan bahan-bahan lain yang sebenarnya tidak diperlukan oleh tubuh.
Puasa mengistirahatkan organ pencernaan. Saat seseorang berpuasa, pencernaan dapat beristirahat sekitar 6 jam. Puasa membuat usus kita menjadi tidak penuh. Kosongnya usus akan mengurangi peluang kontak antara senyawa beracun dengan usus, sehingga dapat mencegah timbulnya berbagai penyakit terutama kanker kolon. Bila seseorang makan berlebih maka terjadi penumpukan racun dalam tubuh. Hati harus bekerja keras untuk melakukan detoksifikasi (penawaran racun) agar tidak meracuni tubuh. Jika jumlah racun berlebih karena pola makan berlebih, hati tidak akan mampu menetralisir racun tersebut. Akibatnya hati mengalami kerusakan, racun akan terbawa aliran darah ke sel dan organ tubuh lain. Hal inilah yang akan menimbulkan berbagai penyakit pada organ tubuh. Ketika seseorang berpuasa, terjadilah proses pengeluaran zat-zat beracun dari dalam tubuh (detoksifikasi) yang bersifat total dan menyeluruh. Berarti kita menyayangi hati kita, khan......
Kiat Puasa Sehat
- Niat
Yang harus dilakukan adalah berniat untuk berpuasa. Adanya niat akan berpengaruh pada diri kita bahwa kita pasti kuat puasa. Siapkan fisik dan minta maaflah pada orang-orang di sekitar anda (biar batin kita bersih menjalani puasa, gitu maksudnya). - Cara makan yang benar,
Makanlah teratur saat buka dan sahur dengan menu seimbang, cukup vitamin, mineral, dan serat untuk memperlancar buang air besar. Minum minimal 8 gelas sehari. Konsumsi sayur dan buah dalam jumlah cukup untuk mengatur kelancaran reaksi biokimia dalam tubuh. Menu buka berupa minuman atau makanan manis. Makanan manis mengandung karbohidrat yang akan mudah diserap dan segera menaikkan kadar gula darah. Setelah tarawih dapat makan camilan berupa roti atau buah. Hidangan sahur porsi lebih kecil. Dianjurkan makan dengan kadar protein tinggi agar meninggalkan lambung lebih lama. Penyerapannya juga lebih lama dibandingkan makanan yang karbohidratnya lebih tinggi, jadi nggak cepat lapar. Bisa ditambah susu, suplemen multivitamin dan mineral untuk meningkatkan stamina tubuh. - Olahraga
Tetap berolahraga. Olahraga ringan seperti jalan kaki dan naik sepeda diperlukan agar aliran darah tetap lancar dan tubuh tetap bugar. Aktifitas fisik lebih baik dilakukan di sore hari, hentikan setengah jam sebelum berbuka. Kurangi kegiatan yang kurang perlu dan bikin capek. Hemat energi kita.
Ø Kendalikan Stress
Emosi negatif akan membawa kita pada kondisi stress. Tanam dan tebarkan energi positif, seperti senyum, optimis, bersyukur, membantu orang lain, melakukan amal kebaikan, bersedekah, dll. Banyak beribadah dan melakukan hal-hal positif membuat kita bisa ”berteman baik” dengan stress tanpa menjadi budaknya....... - Terakhir, doakan mbak toetoet selalu dapat inspirasi biar bisa selalu berbagi.....he...he....selamat berpuasa................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar