05 Desember 2009

Public Speaker

7 Trik Bicara di Depan Umum

Tahukah anda, tak semua orang yang saat ini berhasil menjadi pembicara atau pelaku presentasi di muka umum adalah orang yang terlahir dengan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Sebagian dari mereka juga kerap dilanda “demam panggung” ketika harus menjadi pusat perhatian di dalam suatu komunitas. Tak hanya seorang public speaker, staf biasa yang pada suatu ketika harus mengajukan usul dalam ruangan rapat sekalipun bisa saja terserang demam panggung.

Tiada keberanian mengungkapkan pendapat, keberanian tinggal bicara bisik-bisik dengan teman di samping dan di luar forum pertemuan. Ketika giliran punya keberanian harus menyuarakan pendapat, tiba-tiba hilang seluruh rangkaian kata yang sudah disusun rapi dalam benak.

Tak perlu putus asa, ada banyak trik yang bias dilakukan agar rasa percaya diri anda tumbuh ketika berbicara di depan umum.

1. Jaga Kecepatan Bicara

Jaga laju bicara agar tetap moderat, jangan terlalu cepat karena orang akan sulit mengerti apa yang Anda bicarakan. Kebanyakan pembicara yang memiliki rasa percaya diri yagn tinggi akan bicara perlahan namun tidak kehilangan focus atau jadi membosankan.

2. Kembangkan Bahasa

Luangkan waktu untuk meningkatkan kemampuan kosa kata anda. Jangan bicara berlebihan karena akan membuat Anda terlihat kurang cerdas.

3. Gunakan Diafragma

Bicaralah melalui diafragma (rongga dada). Ini akan memberi anda resonansi suara dan proyeksi.

4. Buka Tangan

Guanakan gesture (bahasa tubuh) membuka tangan dengan posisi telapak tangan menghadap ke atas. Ini akan memberi kesan Anda mengatakan, “Saya tak punya hal yang perlu disembunyikan. Saya hanya bicara yang sebenarnya”.

5. Pelihara Kontak Mata

Sementar anda menyampaikan pesan, sebaiknya lakukan dengan tetap memelihara kontak mata dengan semua lawan bicara Anda agar tidak kehilangan focus saat berbicara di depan umum.

6. Berdiri Tegak

Cobalah untuk selalu berdiri tegak saat bicara di depan umum. Jangan simpan tangan dalam saku celana, dan jangan lupa berikan senyum terbaik Anda.

7. Buang Beberapa Kata

Hilangkan kebiasaan mengatakan, “Eee….,” “Apa itu …”, atau “Anu ….”. menggunakan frase atau kata-kata seperti ini akan membuat Anda terlihat tak percaya diri dan tidak profesional.

Oke ………. Selamat menjadi public speaker !!

(dari berbagai sumber)

12 Oktober 2009

The Other Side


-->
“TUHAN SEMBILAN SENTI, RAJA DI INDONESIA”

Tema pertemuan petugas promosi kesehatan se-Kabupaten Wonogiri tanggal 7 Oktober kemarin adalah advokasi kampanye bebas rokok. Jadi ingat kalo pernah punya coretan kecil tentang rokok, dan dengan sisa tenaga hari ini edit sana-sini saya persembahkan untuk semua.

04 September 2009

Management By Love (2)


-->
MANAGEMENT BY LOVE
By Dewi Motik Pramono
“THE SERIES”

PART THREE JADILAH PENDENGAR YANG BAIK
Pada jaman dahulu, banyak istri yang tidak mengenyam pendidikan terlalu tinggi, tetapi para suami justru senang bercerita pada istrinya. Ini bukan karena istri mahir memberikan saran-saran jitu. Tapi semata-mata karena istri mau mendengarkan keluh kesahnya dengan ikhlas.
Kita mbisa memberi tanpa rasa cinta, namun mustahil mencintai tanpa pernah memberi.
PART FOUR BIARKAN DIA MENJADI PEMIMPIN
Biarkan suami menjadi pemimpin dalam keluarga kita. Beri kesempatan padanya untuk memenuhi tanggung jawabnya. Acungkan jempol untuk suami kita.
Memberi tanpa pernah memperhitungkan biaya – itulah hakikat cinta.
PART FIVE SAUDARA DAN TEMANNYA ADALAH SAUDARA DAN TEMAN KITA JUGA
Sebelum bertemu dengan kita, suami sudah memiliki keluarga dan teman. Jangan sampai kehadiran kita justru membuat hubungan suami dengan saudara dan temannya menjadi renggang. Salah satu cara jitu untuk mencapainya adalah dengan menganggap saudara dan temannya sebagai saudara dan teman kita juga.
Kita tidak menikah dengan satu orang, kita menikahi tiga orang – orang yang kita piker siapa dia, orang yang sesungguhnya, dan orang yang akan muncul sebagai hasil dari perkawinan.

Management By Love (1)


-->
MANAGEMENT BY LOVE
By Dewi Motik Pramono
“THE SERIES”
PART ONE BOLEH PINTAR, TAPI JANGAN ………………
Kata orang jawa, perempuan boleh pinter tapi jangan keminter. Perempuan boleh memiliki kepandaian setinggi langit, mamun jangan pernah merasa dirinya paling pandai. Apalagi sampai memandang rendah orang lain, termasuk suaminya sendiri.
Ketika Adam sendirian di surga, Tuhan menciptakan baginya, bukan sepuluh teman melainkan seorang istri yang baik.
PART TWO JADIKAN ORANG KEDUA MENJADI BAGIAN DARI HIDUP KITA
Dalam budaya jawa yang kokeltivistik, setelah menikah dan memiliki anak biasanya seorang ayah dan ibu tidak lagi dipanggil dengan namanya sendiri. Mereka masing-masing dipanggil sebagai bapak atau ibu dari anak sulung. Missal, bapaknya ….., atau ibunya …….. ini menunjukkan bahwa dalam keluarga jawa tidak ada lagi ‘aku”. Yang ada adalah seorang laki-laki atau seorang perempuan yang telah menjadi bagian dari yang lain yakni anak mereka.
Tidak ada kata menang atas pasangan kita. Yang ada adalah anda berdua sama-sama menang atau sama-sama kalah

01 September 2009

Bismillah

Today I tried something new. I wish I could. and I should be. if someone else can then I will. Alloh will help me, he is my helper. Bismillah

27 Agustus 2009

horee..... kantorku baru ......

MY NEW OFFICE

Pertama kali masuk tahun 2006, gedung puskesmas Ngadirojo dalam kondisi yang mengenaskan. Ada yang bilang kayak SD inpres, kandang ayam, rumah tua, dll…. Kasihan ya. Tapi alhamdulillah, tahun 2008 Puskesmas Ngadirojo menerima dana rehab lumayan banyak, sekitar 500 juta. Wah… nggak rehab lagi. Bikin baru…….. dan inilah jadinya.




Sebagai rasa syukur, saat menempati gedung baru kita undang mitra-mitra kerja kita di tingkat kecamatan, ada dari diknas, polsek, koramil, KUA, camat dan bu camat plus kepala puskesmas se-Wonogiri (even nggak bisa datang semua). Biar rame nanggap pegawene dhewe, kata babe yatno .... biar irit, yang nyanyi kita-kita aja..... Mudah-mudahan tambah semangat bekerja ya .. teman-teman…. Apalagi dah proses akreditasi, nah lho. Musti kasih pelayanan prima ke konsumen, tul khan…!!! Ayo… Semanga!!!!