04 September 2009

Management By Love (2)


-->
MANAGEMENT BY LOVE
By Dewi Motik Pramono
“THE SERIES”

PART THREE JADILAH PENDENGAR YANG BAIK
Pada jaman dahulu, banyak istri yang tidak mengenyam pendidikan terlalu tinggi, tetapi para suami justru senang bercerita pada istrinya. Ini bukan karena istri mahir memberikan saran-saran jitu. Tapi semata-mata karena istri mau mendengarkan keluh kesahnya dengan ikhlas.
Kita mbisa memberi tanpa rasa cinta, namun mustahil mencintai tanpa pernah memberi.
PART FOUR BIARKAN DIA MENJADI PEMIMPIN
Biarkan suami menjadi pemimpin dalam keluarga kita. Beri kesempatan padanya untuk memenuhi tanggung jawabnya. Acungkan jempol untuk suami kita.
Memberi tanpa pernah memperhitungkan biaya – itulah hakikat cinta.
PART FIVE SAUDARA DAN TEMANNYA ADALAH SAUDARA DAN TEMAN KITA JUGA
Sebelum bertemu dengan kita, suami sudah memiliki keluarga dan teman. Jangan sampai kehadiran kita justru membuat hubungan suami dengan saudara dan temannya menjadi renggang. Salah satu cara jitu untuk mencapainya adalah dengan menganggap saudara dan temannya sebagai saudara dan teman kita juga.
Kita tidak menikah dengan satu orang, kita menikahi tiga orang – orang yang kita piker siapa dia, orang yang sesungguhnya, dan orang yang akan muncul sebagai hasil dari perkawinan.

Management By Love (1)


-->
MANAGEMENT BY LOVE
By Dewi Motik Pramono
“THE SERIES”
PART ONE BOLEH PINTAR, TAPI JANGAN ………………
Kata orang jawa, perempuan boleh pinter tapi jangan keminter. Perempuan boleh memiliki kepandaian setinggi langit, mamun jangan pernah merasa dirinya paling pandai. Apalagi sampai memandang rendah orang lain, termasuk suaminya sendiri.
Ketika Adam sendirian di surga, Tuhan menciptakan baginya, bukan sepuluh teman melainkan seorang istri yang baik.
PART TWO JADIKAN ORANG KEDUA MENJADI BAGIAN DARI HIDUP KITA
Dalam budaya jawa yang kokeltivistik, setelah menikah dan memiliki anak biasanya seorang ayah dan ibu tidak lagi dipanggil dengan namanya sendiri. Mereka masing-masing dipanggil sebagai bapak atau ibu dari anak sulung. Missal, bapaknya ….., atau ibunya …….. ini menunjukkan bahwa dalam keluarga jawa tidak ada lagi ‘aku”. Yang ada adalah seorang laki-laki atau seorang perempuan yang telah menjadi bagian dari yang lain yakni anak mereka.
Tidak ada kata menang atas pasangan kita. Yang ada adalah anda berdua sama-sama menang atau sama-sama kalah

01 September 2009

Bismillah

Today I tried something new. I wish I could. and I should be. if someone else can then I will. Alloh will help me, he is my helper. Bismillah